This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Monday, May 16, 2011

Astronom Cari Alien di 86 Planet Mirip Bumi

 
Pencarian terhadap tanda-tanda kehidupan asing di 86 planet serupa Bumi dimulai. Misi pencarian yang dilakukan itu merupakan bagian dari proyek SETI (Search for Extra Terrestrial Intelligence) yang diluncurkan pertengahan 1980-an.

Pencarian dimungkinkan dengan bantuan Green Bank Telescope, sebuah teleskop radio berukuran raksasa yang dipasang di kawasan terpencil di West Virginia, Amerika Serikat.

Parabola raksasa itu akan menghadap ke setiap 86 planet yang disaring dari total 1.235 planet yang berpotensi menyimpan kehidupan, yang teridentifikasi oleh teleskop luar angkasa Kepler milik NASA. Setiap planet akan diamati selama 24 jam untuk mendapatkan datanya.

“Kami tidak bisa memastikan bahwa seluruh bintang yang ditemukan memiliki sistem planet yang bisa dihuni, namun bintang-bintang ini merupakan tempat terbaik untuk mencari kehidupan di lain luar angkasa,” kata Andrew Siemion, peneliti dari University of California at Berkeley, seperti dikutip dari Cosmosmagazine, 16 Mei 2011.

Bulan lalu, SETI Institute mengumumkan bahwa mereka menutup upaya penting mereka dalam mencari alien - yakni sebuah proyek senilai 50 juta dolar AS yang terdiri dari 42 teleskop parabola yang dikenal dengan Allen Telescope Array - akibat kekurangan dana sebesar 5 juta dolar AS.

Dengan dibekukannya parabola ATA, astronom berharap bahwa Green Bank Telescope canggih yang sempat mengalami gangguan saat terjadi badai pada tahun 1988 lalu akan menyediakan informasi spesifik seputar planet yang berpotensi mendukung kehidupan.

Permukaan teleskop Green Bank yang berukuran 100 kali 110 meter memungkinkannya merekam data hingga hampir 1Gb per detik. Teleskop seberat 7,7 juta kilogram yang mulai beroperasi sejak tahun 2000 itu merupakan proyek yang dikembangkan oleh National Radio Astronomy Observatory.

Dan Werthimer, fisikawan yang juga terlibat dalam penelitan menyebutkan, pihaknya memilih planet-planet yang memiliki temperatur tertentu yakni antara 0 sampai 100 derajat Celcius. Alasannya adalah karena planet bersuhu tersebut lebih berpotensi menyimpan kehidupan.

Werthimer sendiri telah memimpin proyek SETI yang sudah berusia 3 dekade dari Puerto Rico, tempat di mana Arecibo, teleskop radio terbesar di dunia berada. Namun demikian, Werthimer menyebutkan, proyek itu tidak bisa mengamati kawasan langit utara yang sama seperti yang diamati oleh teleskop Green Bank.

“Dengan Arecibo, fokus kami adalah memantau bintang yang serupa dengan Matahari kita. Harapannya adalah mereka memiliki planet di sekitarnya yang memancarkan sinyal intelijen,” kata Werthimer. “Namun demikian, kami belum pernah memiliki daftar planet seperti ini sebelumnya,” ucapnya.

Green Bank Telescope, kata Werthimer, mampu memindai jangkauan frekuensi hingga 300 kali lipat kemampuan Arecibo. Artinya, dalam satu hari ia bisa mengumpulkan data dengan jumlah yang sama yang dilakukan oleh Arecibo dalam waktu satu tahun.

Peneliti memperkirakan, proyek pencarian ini kemungkinan akan memakan waktu satu tahun. Pada pelaksanaannya, proyek ini juga akan dibantu oleh sekitar 1 juta orang astronom rumahan yang tergabung dalam SETI@home yang membantu memproses data yang didapat menggunakan komputer pribadi mereka.

Sunday, May 15, 2011

Ilmuwan Klaim Telah Temukan Makam Mona Lisa

The image “http://wartaonline.com/wp-content/uploads/2011/01/MONA-LISA.jpg” cannot be displayed, because it contains errors.
Perempuan yang menjadi model lukisan Mona Lisa masih menjadi misteri. Namun, sejumlah ilmuwan mengaku telah menemukan tempat peristirahatan perempuan dengan senyum menawan itu.

Dikutip dari laman The Telegraph, adalah Profesor Silvano Vinceti yang memimpin perburuan makam Lisa Gherardini Del Giocondo, perempuan yang dipercaya luas sebagai perempuan misterius di balik lukisan berusia 500 tahun, Mona Lisa.

Tim ini kemudian menemukan makam di ruang bawah tanah di Biara Santa Ursula Florence setelah pencarian selama dua minggu dengan menggunakan georadar, map kuno, dan sejumlah dokumen. Silvano mengatakan timnya menemukan dua makam, di mana yang satu lebih tua dari yang lainnya. "Kami yakin, salah satunya adalah makam Lisa Gherardini," kata Silvano.

Tapi, tim ini masih harus bekerja beberapa hari lagi untuk benar-benar sampai di makam tersebut dan meneliti tulang-belulang di dalamnya. Sejauh ini, tim pimpinannya baru menemukan sejumlah tembikar dan tulang-tulang tua. Namun, temuan yang paling dicari ada di bawah tanah biara yang sudah tak terurus itu.

Turut ikut dalam penggalian ini, Natalia Gucciardini Strozzi, salah satu keturunan Gherardini. Awalnya, dia menentang habis-habisan penggalian ini agar nenek moyangnya bisa beristirahat dengan tenang. Namun, kini dia mendukung apa yang dilakukan tim Silvano.

"Semula, penggalian ini menakutkan, tapi sekarang saya terpesona. Sangat menarik untuk tahu tempat ini adalah peristirahatan nenek moyang saya," kata dia.

Lisa Gheradini adalah istri dari seorang saudagar sutra bernama Francesco del Giocondo. Lisa kemudian meninggal pada 1542. Di Italia sendiri, Mona Lisa dikenal juga dengan nama '"La Gioconda".

Tujuan penggalian ini adalah menemukan jasad 'Mona Lisa' kemudian membandingkan DNA-nya dengan dua anaknya yang dimakamkan di Gereja Annunziata Santissima, Florence. Tahap akhir, merekonstruksi wajah dari jasad untuk kemudian dibandingkan dengan lukisan Mona Lisa karya Leonardo Da Vinci. (eh)

Potensi Gempa Besar Jakarta Sedang Diriset

Sepuluh tahun terakhir, Indonesia dilanda oleh berbagai macam bencana alam yang menelan ratusan ribu korban jiwa dan kerugian material yang sangat banyak. Belajar dari berbagai pengalaman yang ada, Indonesia tahun ini akhirnya memiliki pusat riset gempa bumi.

Namun, menurut Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana, Andi Arief, ternyata Indonesia tertinggal cukup jauh dari Jepang yang sudah memiliki pusat riset ini sejak 86 tahun lalu.

"Jepang membuat semacam pusat penelitian gempa pada 1925 setelah pada 1924 terjadi gempa besar di sana. Kita baru tahun ini punya pusat riset gempa dan S2 tentang gempa," ujar Andi Arief dalam diskusi Trijaya FM tentang "Bencana dan Sejarah Indonesia" di Cikini, Jakarta, Minggu, 15 Mei 2011.

Bukan hanya Jepang, beberapa negara lainnya seperti Jerman pun puluhan tahun lebih tanggap dari Indonesia terkait pembangunan pusat riset gempa ini. Akan tetapi, Andi mengaku optimistis, meski tertinggal cukup jauh, Indonesia bisa mengembangkan pusat riset ini dengan baik.

"Kita coba beradaptasi mengejar ketertinggalan yang ada," katanya.

Selain itu, dikatakan oleh Andi, saat ini pusat riset gempa tengah mengumpulkan data mengenai kemungkinan adanya gempa besar yang mungkin melanda ibu kota Jakarta. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan yang ada karena pemerintah tak ingin kembali kecolongan seperti kejadian bencana tsunami di Aceh.

"Jakarta menyimpan potensi, berpusat di Selat Sunda. Pada tahun 1700-an ada pelepasan energi yang sangat besar di sana, sehingga diprediksi akan ada gempa 8,7 skala richter di Jakarta. Saat ini kita sedang buat modellingnya," kata Andi.

Powered By Blogger

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More