This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Monday, January 28, 2013

Bunga Yang Istimewa,Hanya Untuk Yang Istimewa

Bunga adalah simbol kesegaran, keceriaan dan kebahagiaan. Bisa jadi ada makna yang lebih dalam dari penamaan Rasulullah atas putri tercintanya, Fatimah Az Zahra. Az Zahra sendiri berarti “bunga”. Tidaklah mengherankan jika Fatimah menjadi anak yang paling disayang dibanding saudara-saudara Fatimah lainnya. Hal itu terlihat dari ungkapan Rasulullah, “Siapa yang membuatnya sedih, berarti juga membuat aku sedih, dan barang siapa menyenangkannya, berarti menyenangkanku pula”.

“Bunga” Fatimah yang tumbuh dan berkembang dalam binaan langsung dari ayahanda Rasul yang baik, lemah lembut dan terpuji menjadikannya seorang gadis yang juga penuh kelembutan, berwibawa, mencintai kebaikan plus akhlak terpuji meneladani sang ayah. Maka tidaklah aneh, bunga yang dinisbatkan Rasul menjadi wanita penghulu surga itu menjadi primadona di kalangan para sahabat Rasulullah.


Tercatat, beberapa sahabat utama seperti Abu Bakar dan Umar bin Khattab pernah mencoba melamar Fatimah. Hanya saja, sayangnya dengan halus Rasulullah menolak lamaran para sahabat itu. Hingga akhirnya datanglah Ali bin Abi Thalib untuk meminang Fatimah. “Aku mendatangi Rasulullah untuk meminang putri beliau, yaitu
Fatimah. Aku berkata: Demi Allah aku tidak memiliki apa-apa, namun aku ingat kebaikan Rasulullah, maka aku beranikan diri untuk meminangnya”. Akhirnya, Rasulullah pun menerima pinangan Ali meski hanya mempersembahkan baju besi alkhuthaimah (yang juga merupakan pemberian Rasul).

Fatimah adalah bunga yang terpelihara, tidak tanggung-tanggung yang mendidik, membina, memeliharanya adalah manusia agung nan mulia Muhammad Rasul Allah, yang memiliki segala keterpujian. Bunga yang indah dengansegala keistimewaannya, harus dipelihara dan dijaga oleh orang yang istimewa dan memiliki berbagai kelebihan pula, dalam hal ini Ali bin Abi Thalib. Siapa yang meragukan kapasitas Abu Bakar dan Umar bin Khattab, yang keduanya kemudian berturut-turut menjadi khalifah meneruskan perjuangan kaum muslimin menggantikan Rasul.

Lalu kenapa ayahanda sang bunga itu menolaknya?

Pertanyaan selanjutnya, kenapa Ali yang hanya bermodalkan baju besi (yang juga pemberian Rasul) menjadi pilihan Rasul untuk mendampingi Fatimah? Meski memang Rasulullah yang paling tahu alasan itu (termasuk juga alasan menolak pinangan dua sahabat yang juga istimewa), namun kita bisa melihat sisi kelebihan dari Ali bin Abi Thalib, pemuda pemberani ini. Ali adalah lelaki istimewa, masuk dalam assabiquunal awwaluun (golongan pertama yang masuk Islam) dengan usia termuda. Soal keberanian, jangan pernah menyangsikan lelaki satu ini. Perang badar yang diikuti oleh seluruh manusia pemberani didikan Rasul, terselip satu lelaki muda yang dengan gagahnya maju ke depan ketika seorang pemuka dan ahli perang kaum kafir menantang untuk berduel. Meski awalnya dilecehkan karena dianggap masih kecil, namun Ali dengan kehebatannya mampu mengalahkan musuh duelnya itu.

Tidak sampai disitu, yang membuat Rasulullah tak bisa melupakannya adalah jasa besar dan keberanian Ali menggantikan Rasul tidur di pembaringannya saat Rasulullah ditemani Abu Bakar menyelinap ke luar saat hijrah. Padahal resikonya adalah mati terpenggal oleh balatentara kafir yang telah mengepungnya.

Tentu masih banyak dan tidak akan cukup satu halaman untuk mencatat kelebihan Ali yang menjadikannya begitu istimewa. Satu yang bisa kita tangkap secara jelas, bahwa wanita istimewa memang dipersiapkan untuk lelaki istimewa. Seperti halnya, “bunga” Fatimah yang hanya Ali bin Abi Thalib yang diizinkan Rasulullah untuk memetiknya. Oleh karenanya, jangan pernah berharap akan datangnya seseorang istimewa jika tak pernah menjadikan diri ini istimewa

Barakallahu fiikum wa jazakumullah khairan khatsir,,

KEAJAIBAN ORGAN TUBUH MANUSIA DALAM MEMPERBAIKI DIRINYA SENDIRI


Percaya atau tidak, paru-paru Anda ternyata usianya baru enam minggu dan pengecap di lidah usianya baru 10 hari.

Lantas apa alasannya? Tubuh secara alami bersikus yang membuat organ di tubuh tak setua yang Anda bayangkan.

Berapa sajakah usia bagian di tubuh Anda? Berikut rinciannya seperti dikutip Body Soul, Kamis (24/1/2013):

1. Pengecap di lidah (tastebud) usianya 10 hari


"Lidah ditutupi dengan sekitar 9.000 tastebud yang membantu kita merasakan manis, asin, pahit, dan asam," kata Profesor Damian Walmsley, penasihat ilmiah untuk British Dental Association.

Tastebud merupakan kumpulan sel-sel di permukaan lidah, masing-masih rumah memiliki 50 sel rasa. Tunas itu kemudian memperbaharui diri setiap 10 hari hingga 2 minggu. Namun, infeksi atau merokok bisa menyebabkan peradangan, yang bisa merusak tastebud dan mempengaruhi pembaharuannya, mematikan kepekaan.

2. Jantung berusia 20 tahun

Sampai saat ini ada anggapan bahwa jantung tidak bisa memperbarui diri. Namun sebuah studi di New York Medical College di Amerika Serikat menemukan, jantung sebenarnya dihiasi dengan sel induk yang meremajakan diri setidaknya tiga atau empat kali selama seumur hidup.

3. Paru berusia 2-3 minggu

Semua sel-sel di paru-paru terus menerus memperbarui diri, jelas Dr Keith Prowse, Wakil Presiden British Lung Foundation. Namun paru-paru mengandung sel-sel berbeda yang memperbarui diri pada tingkatan yang berbeda.

Alveoli atau sel kantung udara jauh di dalam paru-paru memerlukan pertukaran oksigen dan gas, memiliki kemajuan nan mantap dari regenerasi yang memakan waktu sekitar 1 tahun.

Sementara, sel-sel di permukaan paru-paru harus memperbarui diri setiap dua atau tiga minggu. Ini adalah baris pertahanan pertama paru-paru sehingga bagian ini harus diperbaharui dengan cepat.

Penyakit paru-paru emfisema bisa mencegah regenerasi karena bisa merusak alveoli, yang menciptakan lubang permanen di dinding paru-paru.

4. Usia mata seusia Anda

Mata adalah salah satu bagian tubuh yang tidak berubah selama hidup Anda. Satu-satunya bagian yang terus-menerus memperbaharui adalah kornea, lapisan atas transparan di mata. Jika kornea rusak, maka bisa cepat sembuh dalam 24 jam, kata Dr Rob Hogan, dari UK College of Optometrist.

"Kornea harus memiliki permukaan halus sehingga Anda bisa fokus dengan benar. Itulah mengapa sel memperbaharui diri mereka begitu cepat".

Sayangnya, hal ini tak bisa terjadi di bagian mata lainnya. Seperti usia kita, lensa kehilangan fleksibilitas, itulah sebabnya kita berjuang untuk fokus seiring dengan bertambahnya usia.

5. Usia kulit 2-4 minggu

Epidermis atau lapisan permukaan dari kulit diperbarui setiap 2 sampai 4 minggu. Pergantian yang cepat terjadi karena kulit merupakan perlindungan tubuh dari luar dan terkena cedera serta polusi. Meskipun kulit terus-menerus memperbarui, kita masih bisa keriput dengan bertambahnya usia. Itu karena kulit kehilangan kolagen.

6. Umur tulang 10 tahun

Tulang terus mengganti dirinya sendiri, jelas Dr Peter Selby, ahli osteoporosis di Manchester Royal Infirmary di Inggris.

Tulang membutuhkan sekitar 10 tahun untuk melakukan hal ini sepenuhnya. Tulang tua dipecah oleh sel yang disebut osteoklas dan digantikan oleh sel yang membangun tulang yang dikenal sebagai osteoblas.

Pada satu waktu kita memiliki campuran tulang lama dan baru pada tingkat yang berbeda di seluruh tubuh. Tetapi ketika kita memasuki usia pertengahan proses pembaharuan melambat, sehingga tulang cenderung lebih tipis, itulah sebabnya mengapa osteoporosis sering terjadi.

7. Usia usus 2-3 hari

Usu kita dilapisi sel yang dikenal dengan villi, seperi jari yang bercabang-cabang yang meningkatkan luas permukaan dan membantu usus untuk menyerap nutrisi.

Usus beregenerasi setiap dua hingga tiga hari. Demikian keterangan Profesor Imunologi Tom MacDonald.

Hal ini terjadi karena usus sering terkena bahan kimia, seperti asam lambung yang korosif yang memecah makanan, sehingga terus-menerus diserang.

Sisa dari usus melindungi diri dengan lapisan mukosa, meskipun ini tidak dapat menahan asam lambung dengan lama, sehingga sel-sel di sini memperbarui diri setiap 3-5 hari.

8. Usia kuku : 6-10 bulan

Kuku terbuat dari sel-sel yang kaya protein yang sulit disebut keratin. Kuku jari tangan tumbuh sebesar 3,4 milimeter setiap bulan, hampir dua kali lebih cepat dibanding kuku kaki.

Kuku kaki membutuhkan 10 bulan untuk tumbuh dengan sempurna, tetapi kuku tangan hanya enam bulan. Ini mungkin karena kuku tangan memiliki pasokan darah yang lebih baik dibanding kuku kaki dan sirkulasinya juga lebih baik.

Kuku orang yang lebih muda dan laki-laki tumbuh lebih cepat dibanding orang tua dan wanita, yang juga mungkin karena sirkulasi yang lebih baik.

Usu kita dilapisi sel yang dikenal dengan villi, seperi jari yang bercabang-cabang yang meningkatkan luas permukaan dan membantu usus untuk menyerap nutrisi.

Usus beregenerasi setiap dua hingga tiga hari. Demikian keterangan Profesor Imunologi Tom MacDonald.

Hal ini terjadi karena usus sering terkena bahan kimia, seperti asam lambung yang korosif yang memecah makanan, sehingga terus-menerus diserang.

Sisa dari usus melindungi diri dengan lapisan mukosa, meskipun ini tidak dapat menahan asam lambung dengan lama, sehingga sel-sel di sini memperbarui diri setiap 3-5 hari.

8. Usia kuku : 6-10 bulan

Kuku terbuat dari sel-sel yang kaya protein yang sulit disebut keratin. Kuku jari tangan tumbuh sebesar 3,4 milimeter setiap bulan, hampir dua kali lebih cepat dibanding kuku kaki.

Kuku kaki membutuhkan 10 bulan untuk tumbuh dengan sempurna, tetapi kuku tangan hanya enam bulan. Ini mungkin karena kuku tangan memiliki pasokan darah yang lebih baik dibanding kuku kaki dan sirkulasinya juga lebih baik.

Kuku orang yang lebih muda dan laki-laki tumbuh lebih cepat dibanding orang tua dan wanita, yang juga mungkin karena sirkulasi yang lebih baik.

9. Sel darah merah usianya 4 bulan

Sel darah merah sangat penting dalam sistem transportasi tubuh, membawa oksigen ke setiap jaringan hidup dan membawa kotoran pergi.

Sel darah aus setiap empat bulan, setelah itu hati menghilangkan sisa zat besi yang diperlukan untuk kesehatan sel darah merah, dan kemudian sel yang tersisa dihancurkan di limpa. Karena sel darah merah juga dapat hilang karena cedera dan menstruasi, tubuh terus-menerus membuatnya lebih banyak.

10. Usia rambut 3-6 bulan

Ahli bedah restorasi rambut Dr Bessam Farjo mengatakan usia rambut Anda tergantung pada berapa lama itu, tetapi umumnya tumbuh satu sentimeter setiap bulan.

Pada wanita, setiap rambut berlangsung hingga enam tahun dan pada pria tiga tahun. Alis dan bulu mata diperbarui setiap enam sampai delapan minggu, namun mencabut alis berulang kali membuatnya berhenti tumbuh karena mengganggu siklus ini.

11. Usia otak sama seperti usia Anda

Sebagian besar sel-sel tubuh yang berlangsung seumur hidup ditemukan di otak, jelas Dr John Wadley, konsultan ahli bedah saraf di Rumah Sakit Barts dan London di Inggris.

"Kita lahir dengan semua sel-sel otak kita yang memiliki sekitar 100 miliar - dan sebagian besar otak tidak beregenerasi karena menjadi tua. Pada kenyataannya, kita benar-benar kehilangan sel, yang merupakan alasan yang mendasari demensia dan juga mengapa cedera kepala begitu parah.

"Namun, ada dua area otak yang melakukan regenerasi," kata Dr Wadley.

"Bola pencium yang mengatur indra penciuman kita, dan hippocampus, yang merupakan daerah untuk belajar."

12. Usia hati 5 bulan

Hati dikenal karena kemampuannya yang luar biasa untuk memperbaiki dan bisa tumbuh lagi sendiri, berkat kayanya pasokan darah.

Ini berarti hati bisa melanjutkan pekerjaan utamanya dalam mengeluarkan racun dari tubuh. Jika Anda pernah bertanya-tanya mengapa peminum berat kadang-kadang dapat memperbaiki keadaan hatinya, itu karena sel-sel hati hanya memiliki umur sekitar 150 hari.

"Saya bisa mengambil 70 persen hati seseorang dalam sebuah operasi dan sekitar 90 persen itu akan tumbuh kembali dalam waktu dua bulan," jelas Dr David Lloyd, konsultan ahli bedah di Leicester Royal Infirmary di Inggris.

Namun, pada peminum sangat berat, sel-sel parenkim (sel utama hati) bisa mengalami kerusakan hebat sehingga membentuk jaringan parut, kondisi yang dikenal sebagai sirosis.

Jadi meskipun hati yang sehat bisa meregenerasi sendiri dengan cepat, jika terjadi sirosis, kerusakan bisa permanen, dan kadang-kadang fatal.

Kisah yang Mengharukan: Anak yang Mengeraskan Suaranya di Masjid


Seorang imam masjid mengisahkan..

Ada seorang anak kecil yang umurnya blm mencpai 10 thn. Dia selalu menjalankan shalat berjamaah di masjid, dan selalunya berusaha menempati shaf plg depan. Anak itu biasa mengeraskan suara saat shalat, terutama tatkala saya selesai membaca al-fatihah, si anak membaca “aamiin” dengan suara sangat keras.

Suatu kali, saya ingin menasihati anak ini agar merubah kebiasaannya. Akan tetapi setiap kali saya selesai shalat dan berdzikir anak itu telah pergi, saya tidak sempat berbicara dengannya.Hingga suatu kali, setelah selesai shalat saya langsung memegang tangan anak itu sebelum ia pergi. Lalu saya bertanya, “Nak, mengapa kamu sering berteriak keras sewaktu shalat?”
Anak itu menjawab : Rumah saya dekat dengan masjid, tapi ayah tidak pernah ke masjid sama sekali. Saya mengeraskan suara agar ayah mendengar suaraku melalui loudspeaker masjid. Dengan begitu ayah tahu bahwa saya shalat di masjid. Saya berharap ayah segera menyusul ke masjid setelah mendengar suara saya.

Imam tsb melanjutkan ceritanya, “Betapa merinding bulu kudukku ketika mendengar jawaban anak ini. Maka saya bersepakat dengan sebagian jamaah untuk mengunjungi ayah dari anak tersebut untuk memberikan nasihat dan menceritakan apa yang dilakukan anaknya di masjid.

Hingga akhirnya sang ayah bisa tertib menjalankan shalat jamaah di masjid, Allahu akbar walillahilhamd

Wahai Ortu… Gaul Dooong !!


Artikel ini ditujukan bagi mereka yang sudah memiliki anak, akan punya anak atau kepingin punya anak. Beban generasi muda saat ini begitu berat. Mereka benar-benar jadi target operasi penghancuran moral bangsa. Strateginya sangat dahsyat. Orang tuanya dihimpit dengan masalah ekonomi sehingga bekerja ekstra keras. Sedangkan anak-anaknya disuguhi kesenangan-kesenangan yang melalaikan.

Dahulu, jalan bersama lawan jenis pasti akan disoraki anak-anak sekampung. Jangankan jalan deh, cowok kebetulan bertamu aja ke rumah cewek walau cuma pinjem buku pasti sudah jadi omongan orang sekampung. Tapi sekarang? Boncengan, gandengan tangan bahkan ciuman di depan umum gak akan ada yang nggubris. Kecuali ketahuan saya tentunya hehehe… Soalnya saya masih kolot, jadi kalau lihat pasangan gandengan tangan langsung saya sorakin wkwkwk… Biarin deh, walau beberapa detik mereka terhindar dari dosa.


Anak-anak kita saat ini ada di depan moncong senjata syetan. Dan anehnya rata-rata orang tua membiarkan hal itu bahkan cenderung mengarahkan anaknya mendekatinya. Na’udzubillah… Beberapa hari yang lalu saya sempat diam-diaman dengan anak saya sendiri hanya gara2 dia mendekati masalah ini. Saya pikir, biar deh saya dimusuhi anak sendiri, asal anak saya selamat dari moncong jahanam Iblis. Kelak, dia akan tahu siapa yang benar. Sholawat aja pokoknya dikebut abis-abisan, kalau perlu stop semua doa dan cuma minta agar anak diberi hidayah.

Alhamdulillah, sebelum balik ke pondok kami sudah akrab lagi dan bercanda lagi seperti biasanya. Walaupun Facebooknya sudah saya blokir wkwkwk…

Orang tua harus tahu bagaimana mengoperasikan Facebook dan Twitter. Harus tahu bagaimana bahasa yang dipakai anak-anak jaman sekarang. Jangan cuma mengeluh, “Anak-anak sekarang ngomong gak jelas”. Tapi pelajari, ooo gini toh bahasa anak-anak jaman sekarang.

Alhamdulillah.. selain follow akun-akun motivator dan orang terkenal, saya juga follow akun-akun anak2 SMP dan SMA di Twitter. Kenapa? Saya harus tahu apa yang jadi topik pembicaraan anak2 sekarang. Saya harus tahu bagaimana mereka berbicara dengan sesamanya. Saya juga harus tahu apa reaksi mereka terhadap suatu masalah.

Kita kerja 24 jam sehari, nggak akan ada artinya kalau anak kita nyemplung ke jurang neraka. Kita ibadah 24 jam nggak akan menolong kalau tak pernah peduli dengan anak. Malah bisa-bisa, kita diseret anak kita sendiri ke neraka.. Na’udzubillah.

Bagaimana orang tua bisa tenang ketika anaknya keluyuran dengan mengenakan kaos ketat dan celana jeans jauuuh di atas lututnya? Bagaimana orang tua tetap santai tatkala anaknya dibonceng lelaki bahkan memeluknya erat. Bagaimana bisa orang tua diam saja tatkala anaknya mengumbar foto narsis mengundang nafsu di media sosial.

Ada 2 kemungkinan yang saya tahu. Orang tuanya nggak peduli dengan urusan moral atau orang tuanya gak gaul sehingga tak tahu kelakuan anaknya di media sosial. Dan kemungkinan kedua inilah yang banyak terjadi. Sibuk kerja sehingga capek dan malas untuk belajar. HP boleh keren, semua fasilitas tersedia tapi cuma dipakai untuk SMS dan Telp aja. SMS aja kadang kepencet capslock hingga hurufnya kapital semua. *gubrak*

Padahal anak-anaknya dengan HP yang sama dari dalam kamar bisa mengumbar aurat. Mempertontonkan bagian-bagian vital pada seluruh dunia. Dan orang tuanya melihatnya sebagai sosok yang manis dan baik. Berangkat sekolah katanya naik angkutan umum, padahal dibonceng sama cowok. Pulang telat katanya banyak tugas padahal lagi asyik berdua di taman. SMS isinya vulgar dan mengumbar nafsu. Bahkan ada satu kisah nyata dimana si anak terkenal anak sholehah, eh ternyata melakukan hubungan di luar nikah dengan pacarnya. Astaghfirullah…

So parents.. wahai orang tuaaa… banyak-banyakin deh doa. Bukan cuma Robbana hablana min azwajina…dst doang. Tapi sebut nama anak-anak kita satu per satu. Dan bungkus masing-masing anak dengan doa. Sediakan waktu 1-2 menit untuk bersama. Pegang kepalanya lalu bacakan sholawat. Okelah kita gaptek, otak sudah lemot untuk belajar, tapi kita punya teknologi yang jauh lebih canggih dari teknologi apapun di dunia ini yaitu DOA.

“Ya Allah, lindungilah anakku Fulanah dari godaan syetan yang Engkau kutuk. Selamatkan dia dari mara bahaya dan tipu daya. Lindungilah ia dari kejahatan makhluk-Mu baik yang nampak maupun tidak”

Sebut namanya.. sebut namanya.. sertakan dengan cinta kita yang tulus sebagai orang tua. Minta bener-beneer Allah lindungi anak-anak kita. Kita memang gak bisa 24 jam mengawasi mereka dan menjaga mereka. Tapi kita juga jangan berlepas diri begitu saja. Jadikan anak sebagai prioritas dan proteksi dia dengan doa. Biarlah Allah yang memberikan perlindungan pada batas2 yang kita tak mampu melaluinya.

Jika anak kita bergaul dengan anak yang salah, insyaaLlah akan dipisah bagaimanapun caranya. Jika anak kita sedang jadi target rencana jahat teman2-nya insyaaLlah Allah yang Maha Membuat Rencana akan menggagalkannya. Sesungguhnya Allah adalah sebaik-baik pembuat makar. Kalau saya suka mengartikan Allah adalah sebaik-baik Hacker hehehe…

Dan doa bukan dipanjatkan saat anak sudah remaja, tapi sejak dia masih dalam kandungan. Semoga Allah senantiasa melindungi anak-anak kita dari segala tipu daya syetan dan teman-temannya

Menjadi Wanita Sholehah, Haruskah Menunggu Lelaki Sholeh Dulu?


Ada yang menggelitik dari cuplikan tayangan sebuah infotainment pagi ini di televisi. Seorang artis penyanyi wanita yang terkenal karena goyang mautnya, menyatakan bahwa dirinya tengah mendambakan seorang suami. Ia menginginkan seorang lelaki yang bisa “menuntunnya menjadi wanita sholehah”. Katanya, sejauh ini ia belum menemukan lelaki yang bisa “menggugah” hatinya.

Sungguh pernyataan yang membuat miris. Karena ia seakan mencari pembenaran atas perilakunya selama ini yang jauh dari cerminan pribadi sholehah. “Belum menemukan lelaki yang bisa menggugah hati saya untuk menjadi wanita sholehah.” Maka ia merasa sah-sah saja jika terus bertahan dengan perilaku jahiliyahnya: hobi bergoyang erotis, mengumbar aurat, ribut dengan sesama artis, menjadi pribadi yang suka meledakkan kemarahan di depan publik, dan sebagainya.


Padahal, dalam salah satu ayat Al Quran, Allah berfirman yang artinya:

“Perempuan-perempuan keji adalah untuk laki-laki keji, dan laki-laki keji untuk perempuan keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan baik untuk laki-laki baik, dan laki-laki baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula) …” (QS. An-Nur[24]: 26)

Sebuah ayat yang tepat untuk melakukan muhasabah diri. Jika diri kita masih berkubang dalam lumpur kemaksiatan, layakkah kita berharap mendapatkan lelaki sholeh? Sedangkan Allah sendiri telah memberikan ketetapan bahwa wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik.

Berusahalah menjadi baik (sholehah) dahulu sebelum berharap mendapatkan pendamping yang sholeh. Seorang wanita yang mampu menjaga kebaikan dirinya, insya Allah nanti akan diberi pendamping yang baik oleh-Nya. Di antara kebaikan keislaman seorang wanita adalah jika dia mengetahui agamanya. Maka Islam mewajibkan para wanita mencari ilmu sebagaimana yang diwajibkan terhadap kaum laki-laki.

Mari renungkan ayat berikut:

“Katakanlah, ‘Adakah sama antara orang-orang yang mengetahui dan orang-orang yang tidak mengetahui ?’” (QS Az-Zumar [39]: 9)

Sebuah pertanyaan retoris. Karena tentu saja, antara orang yang berilmu dan tidak berilmu, memiliki derajat yang berbeda di mata Allah swt, sebagaimana firman-Nya dalam ayat yang lain:

“Allah mengangkat derajat orang-orang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberikan ilmu beberapa derajat ...” (QS. Al Mujaadalah [58]: 11)

Wahai wanita muslimah. Ingin mendapatkan pendamping yang sholeh? Jadilah wanita yang berilmu dahulu, sehingga mengetahui cara menjadi wanita sholehah. Lantas praktekkan ilmu tersebut. Terakhir, berdoalah agar Allah memberimu pendamping yang sholeh. Insya Allah, jodohmu adalah seorang yang sholeh.

Wallaahu’alam bisshowab.

Tips Mencapai Kondisi Alpha untuk Konsentrasi Penuh dalam Belajar

Sebelum belajar, pastikan anda dalam kondisi alpha, yaitu kondisi santai tapi konsentrasi yang penuh. Kondisi ini diyakini kondisi yang paling baik dalam belajar.

Bagi anda yang belum tahu caranya mencapai kondisi alpha, lakukan latihan berikut, awalnya membutuhkan waktu sekitar 3 menit, selanjutnya kalau sudah terbiasa dapat anda lakukan dalam waktu kurang dari 1 menit.


  1. Duduklah santai di kursi belajar, 
  2. pejamkan mata perlahan dan ambil napas perlahan-lahan. 
  3. Bayangkan anda berada di suatu tempat yang menyenangkan, misalnya di pantai. bayangkan ombak biru bergelombang, bayangkan pohon-pohon di tepi pantai, selanjutnya anda sedang memandang langit di angkasa berwarna warni, bayangkan warna warni, putih, merah, biru, hijau dan seterusnya. 
  4. Setelah itu bukalah mata perlahan-lahan, rasakan betapa santainya diri anda dan otak anda begitu segarnya dan siap menerima / mencerna pelajaran.

Jika anda berhasil  membayangkan atau memvisualisasikan di kepala anda tempat-tempat yang nyaman, tidak kesulitan membayangkan berbagai aneka warna, maka itu berarti anda dalam kondisi rileks, karena orang yang stress tidak dapat / sangat sulit membayangkannya.

Dengan demikian cara mendapatkan kondisi alpha seperti ini, merupakan mereset komputer otak anda yang sudah penuh dan bekerja lamban,  setelah direset dapat bekerja dengan cepat. 

Kondisi alpha juga perlu saat ujian agar otak anda bisa mereview semua hapalan dan rumus-rumus yang ada di kepala. Dalam kondisi alpha, otak anda dengan cepat dapat mengingat kembali apa yang sudah dihapal/dipahami sebelumnya, sebaliknya dalam kondisi stress seringkali rumus-rumus dan hapalan jadi lupa.

Semoga bermanfaat.

Tuesday, December 25, 2012

Kisah Nyata Seorang Pemuda Arab Yang Menimba Ilmu Di Amerika

Ada seorang pemuda arab yang baru saja me-nyelesaikan bangku kuliahnya di Amerika. Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi nikmat oleh Allah berupa pendidikan agama Islam bahkan ia mampu mendalaminya. Selain belajar, ia juga seorang juru dakwah Islam. Ketika berada di Amerika, ia berkenalan dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mere-ka semakin akrab, dengan harapan semoga Allah Subhanahuwata’ala memberinya hidayah masuk Islam.

Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di Amerika dan melintas di dekat sebuah gereja yang terdapat di kampung 
tersebut. Temannya itu meminta agar ia turut masuk ke dalam gereja. Semula ia berkeberatan. Namun karena ia terus mendesak akhirnya pemuda itupun memenuhi permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu bangku dengan hening, sebagaimana kebiasaan mereka. Ketika pendeta masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan penghor-matan lantas kembali duduk.

Di saat itu si pendeta agak terbelalak ketika melihat kepada para hadirin dan berkata, “Di tengah kita ada seorang muslim. Aku harap ia keluar dari sini.” Pemuda arab itu tidak bergeming dari tempatnya. Pendeta tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun ia tetap tidak bergeming dari tempatnya. Hingga akhirnya pendeta itu berkata, “Aku minta ia keluar dari sini dan aku menjamin keselamatannya.” Barulah pemuda ini beranjak keluar.
Di ambang pintu ia bertanya kepada sang pendeta, “Bagaimana anda tahu bahwa saya seorang muslim.” Pendeta itu menjawab, “Dari tanda yang terdapat di wajahmu.” Kemudian ia beranjak hendak keluar. Namun sang pendeta ingin memanfaatkan keberadaan pemuda ini, yaitu dengan mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya untuk memojokkan pemuda tersebut dan sekaligus mengokohkan markasnya. Pemuda muslim itupun menerima tantangan debat tersebut.

Sang pendeta berkata, “Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan dan anda harus menjawabnya dengan tepat.”
Si pemuda tersenyum dan berkata, “Silahkan!

Sang pendeta pun mulai bertanya, “Sebutkan satu yang tiada duanya, dua yang tiada tiganya, tiga yang tiada empatnya, empat yang tiada limanya, lima yang tiada enamnya, enam yang tiada tujuhnya, tujuh yang tiada delapannya, delapan yang tiada sembilannya, sembilan yang tiada sepuluhnya, sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh, sebelas yang tiada dua belasnya, dua belas yang tiada tiga belasnya, tiga belas yang tiada empat belasnya. Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai ruh! Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya? Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam surga? Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun Dia tidak menyukainya? Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa ayah dan ibu! Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diadzab dengan api dan siapakah yang terpelihara dari api? Siapakah yang tercipta dari batu, siapakah yang diadzab dengan batu dan siapakah yang terpelihara dari batu? Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap besar! Pohon apakah yang mempunyai 12 ranting, setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan dan dua di bawah sinaran matahari?”

Mendengar pertanyaan tersebut pemuda itu tersenyum dengan senyuman mengandung keyakinan kepada Allah. Setelah membaca basmalah ia berkata,
-Satu yang tiada duanya ialah Allah Subhanahuwata’ala.
-Dua yang tiada tiganya ialah malam dan siang. Allah Subhanahuwata’ala berfirman,
“Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami).” (Al-Isra’: 12).

-Tiga yang tiada empatnya adalah kekhilafan yang dilakukan Nabi Musa ketika Khidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketika menegakkan kembali dinding yang hampir roboh.

-Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur’an.
-Lima yang tiada enamnya ialah shalat lima waktu.

-Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah hari ketika Allah Subhanahuwata’ala menciptakan makhluk.

-Tujuh yang tiada delapannya ialah langit yang tujuh lapis. Allah Subhanahuwata’ala berfirman, “Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang.” (Al-Mulk: 3).

-Delapan yang tiada sembilannya ialah malaikat pemikul Arsy ar-Rahman. Allah Subhanahuwata’ala berfirman,
”Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung ‘Arsy Rabbmu di atas (kepala) mereka.” (Al-Haqah: 17).

-Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu’jizat yang diberikan kepada Nabi Musa ‘alaihissalam : tongkat, tangan yang bercahaya, angin topan, musim paceklik, katak, darah, kutu dan belalang.*

-Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah kebaikan. Allah Subhanahuwata’ala berfirman,
“Barangsiapa yang berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh kali lipat.” (Al-An’am: 160).

-Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah saudara-saudara Yusuf ‘alaihissalam
-Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah mu’jizat Nabi Musa ‘alaihissalam yang terdapat dalam firman Allah,
“Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, ‘Pukullah batu itu dengan tongkatmu.’ Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air.” (Al-Baqarah: 60).

-Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah saudara Yusuf ditambah dengan ayah dan ibunya.

-Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalah waktu Shubuh. Allah Subhanahuwata’ala berfirman,
“Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai menyingsing.” (At-Takwir: 18).

-Kuburan yang membawa isinya adalah ikan yang menelan Nabi Yunus ‘alaihissalam.
-Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah saudara-saudara Yusuf ‘alaihissalam, yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya, “Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlomba-lomba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala.” Setelah kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka, ” tak ada cercaaan terhadap kalian.” Dan ayah mereka Ya’qub berkata, “Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

-Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara keledai. Allah Suhanahuwata’ala berfirman,
“Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara keledai.” (Luqman: 19).

-Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapak dan ibu adalah Nabi Adam, malaikat, unta Nabi Shalih dan kambing Nabi Ibrahim.

-Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diadzab dengan api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah subhanahuwata’ala berfirman, “Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim.” (Al-Anbiya’: 69).

-Makhluk yang terbuat dari batu adalah unta Nabi Shalih, yang diadzab dengan batu adalah tentara bergajah dan yang terpelihara dari batu adalah Ash-habul Kahfi (penghuni gua).

-Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah tipu daya wanita, sebagaimana firman Allah subhanahuwata’ala,
”Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar.” (Yusuf: 28).

-Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinaran matahari maknanya: Pohon adalah tahun, ranting adalah bulan, daun adalah hari dan buahnya adalah shalat yang lima waktu, tiga dikerjakan di malam hari dan dua di siang hari.

Pendeta dan para hadirin merasa takjub mendengar jawaban pemuda muslim tersebut. Kemudian ia pamit dan beranjak hendak pergi. Namun ia mengurungkan niatnya dan meminta kepada pendeta agar menjawab satu pertanyaan saja. Permintaan ini disetujui oleh sang pendeta. Pemuda ini berkata, “Apakah kunci surga itu?” mendengar pertanyaan itu lidah sang pendeta menjadi kelu, hatinya diselimuti keraguan dan rona wajahnya pun berubah. Ia berusaha menyembunyikan kekhawatirannya, namun hasilnya nihil. Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab pertanyaan tersebut, namun ia berusaha mengelak.

Mereka berkata, “Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan semuanya ia jawab, sementara ia hanya memberimu satu pertanyaan namun anda tidak mampu menjawabnya!” Pendeta tersebut berkata, “Sungguh aku mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut, namun aku takut kalian marah.” Mereka menjawab, “Kami akan jamin keselamatan anda.” Sang pendeta pun berkata, “Jawabannya ialah: Asyhadu an La Ilaha Illallah wa anna Muhammadar Rasulullah.”

Lantas sang pendeta dan orang-orang yang hadir di gereja itu memeluk agama Islam. Sungguh Allah telah menganugrahkan kebaikan dan menjaga mereka dengan Islam melalui tangan seorang pemuda muslim yang bertakwa.**

Kisah nyata ini diambil dari Mausu’ah al-Qishash al-Waqi’ah melalui internet,

Thursday, December 6, 2012

MENINGGAL DUNIA SAAT MENUNGGU ANAKNYA

Sebuah kisah yang sangat memilukan dan mengharukan. Benar-benar kisah yang memilukan.

Alkisah, ada dua pemuda yang pergi ke laut untuk bersantai di pantai sambil membawa makanan untuk makan malam. sewaktu mereka duduk sambil menyantap makan malam, tiba-tiba meraka dihampiri oleh seorang nenek yang sudah renta. Nenek itu duduk sambil memungut makanan yang tercecer di tanah dan memakannya.

Ketika melihatnya, mereka langsung menghampirinya dan bertanya, “engkau lapar nek?” dia menjawab, “aku disini sejak pagi dan belum makan apa-apa. Anakku membawaku kesini sejak subuh tadi. Dia pergi meninggalkanku dan mengatakan kepadaku bahwa dia akan datang dan mengambilku sebentar lagi.”


Singkat cerita, mereka memberinya makanan dan nenek itu pun makan malam bersama mereka. Setelah malam semakin larut, mereka mengemasi barang-barang mereka. Para pemuda itu merasa bahwa  waktu sudah larut dan cuaca mulai dingin. Sementara mereka tidak tega meninggalkan nenek tersebut di tepi pantai dalam kondisi seperti itu di malam hari. Salah satu dari mereka menghampirinya dan bertanya, “Engkau punya nomor telepon anakmu yang bisa kami hubungi agar dia datang menjemputmu?” Nenek itu menjawab, “oh ya, aku ada nomor teleponnya di kertas.”

Tatkala kertas itu dibaca, ternyata tertulis: “Siapa saja yang menemukan wanita ini harap membawanya ke panti jompo.”

Para pemuda itu tersentak kaget melihat tulisan tersebut. Mereka duduk sesaat untuk merayu nenek itu agar mau pergi bersama mereka. Mereka berusaha agar nenek itu mau pergi bersama mereka ke tempat yang di inginkannya. Tentu saja nenek itu tidak mau pergi bersama mereka, karena anaknya berjanji padanya akan datang untuk menjemputnya. Nenek itu bersikeras untuk menunggu kedatangan anaknya. Dia mengatakan, “Anakku akan datang menjemputku dan aku akan menunggunya.”

Nenek malang itu tidak tahu bahwa anaknya mengelabuhinya dan membuangnya pada saat dia membutuhkannya.

Para pemuda itu pun meninggalkannya dengan harapan bahwa si anak akan datang menjemputnya sesuai dengan janjinya. Salah seorang pemuda dari mereka merasa tidak bisa tidur karena memikirkan nasib nenek malang itu. Pemuda itu pun bangun, berganti baju dan mengendarai mobilnya menuju pantai. Setibanya di sana dia melihat ambulans, polisi dan orang-orang berkerumun. Dia masuk di sela-sela mereka dan melihat nenek itu sudah meninggal dunia.

Ketika dia bertanya kepada mereka tentang sebab kematiannya, mereka menjawab, “tekanan darahnya naik dan ia meninggal dunia.” Dia meninggal dunia karena kecemasannya terhadap anaknya; jangan-jangan anaknya mengalami sesuatu sehingga tidak datang menjemputnya. Dia meninggal dunia saat menunggu kedatangan anaknya yang berjanji akan menjemputnya. Dia meninggal dunia saat jauh dari keluarganya.

Semoga Allah melimpahkan Rahmat-Nya kepadanya dan memasukannya kedalam surga-Nya melalui pintu-Nya yang paling lebar. Amin. Saya berharap agar semua orang yang membaca kisah ini mau menyebarluaskannya supaya menjadi peringatan bagi setiap anak yang durhaka kepada ke dua orangtuanya.



Ditulis dari kitab kitab : Mausu'atul Qashashal Mu'atstsirah

Powered By Blogger

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More